Sabtu, 20 Februari 2021

4 Klinik Disiapkan Sebagai Tempat Pemberian Vaksin Sinovak Kepada Masyarakat Kecamatan Adipala

 




Cilacap - Empat (4) Klinik di wilayah Kecamatan Adipala disiapkan menjadi tempat pelayanan Vaksin Sinovak yang diperuntukkan untuk warga masyarakat di wilayah Kecamatan Adipala. Guna memastikan kesiapan ke 4 Klinik tersebut, unsur Forkopincam Adipala melaksanakan pengecekan, Jumat (19/2/21).

Pelayanan kegiatan Vaksinasi sendiri direncanakan berjalan satu minggu yang akan dimulai pada tanggal 22 Februari 2021 hingga 28 Februari 2021 bagi masyarakat Adipala. Ke 4 tempat yang disiapkan diantaranya Puskesmas Adipala l Jln. A Yani Desa Adipala, Klinik Pratama Lufita Husada Jln. Pasar Genting Desa Adipala, Klinik Pratama Aisyah Jln. A Yani Desa Adipala 4 dan Klinik Pratama Khalda Falah Desa Doplang. 

Direncanakan pula, dalam satu minggu ini, target Puskesmas Adipala 1 dalam melayani vaksin Sinovak kepada masyarakatnya yaitu 600 orang. Sedangkan target untuk tiap klinik diharapkan bisa melayani 180 orang selama seminggu.

Pelda Wahidin, Batuud Koramil 08/Adipala yang saat itu hadir mewakili Danramil mengungkapkan kesiapannya mendukung dan membantu kelancaran Dinas  Kesehatan dalam memberikan vaksin kepada masyarakatnya.  "Tentu sebagai Aparat Kewilayahan kita akan mendukung upaya pemerintah ini untuk memberikan imunitas bagi warganya. Vaksin ini sangat bagus untuk menjaga kita dari penyebaran Covid-19, untuk itu, saya himbau masyarakat agar tidak takut mengikuti vaksin ini," Ucapnya. (Urip)

Sosialisasi Vaksin Covid-19, Babinsa Himbau Masyarakat Untuk Tidak Takut di Vaksin



Cilacap - Babinsa Koramil 14 Cimanggu Serda Djoyo Hartono mewakili Danramil 14 Cimanggu, menghadiri acara sosialisasi dan komunikasi imunisasi yang di selenggarakan di Aula Puskesmas Cimanggu 1 Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap, Kamis (18/02/2021).

Memberikan sosialisasi kepada masyarakat perlu dilakukan terutama sosialisasi tentang Vaksin Covid-19 dengan tujuan agar masyarakat tidak takut karena mendengar isu berita yang tidak benar tentang vaksin ini. Sosisalisasi yang diberikan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Cimanggu ini bertujuan memberi pengertian dan penjelasan tentang Vaksin Covid-19 ini kepada masyarakatnya.

Kepala Puskesmas Cimanggu 1 dr. Dimas menjelaskan, salah satu bentuk imunisasi adalah dengan pemberian vaksin. Vaksin ini merupakan suatu antigen atau benda asing yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk menghasilkan reaksi kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu.

“Bila diberikan kepada seseorang, vaksin akan menimbulkan reaksi sistem imun yang spesifik dan aktif terhadap penyakit tertentu, misalnya vaksin flu untuk mencegah penyakit flu dan vaksin Covid-19 untuk mencegah infeksi Virus Covid-19. Biasanya, vaksin ini dimasukkan ke dalam tubuh manusia dengan cara disuntik,” Jelasnya.

Sementara itu, terkait rencana pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat nya, Babinsa Serda Djoyo Hartono tentu akan mendukung penuh program ini karena selain untuk mencegah infeksi Virus Covid-19, pemberian vaksin ini juga dilakukan di seluruh wilayah Indonesia lainnya.

“Sebagai seorang Babinsa, sudah menjadi kewajiban untuk selalu hadir disetiap kegiatan desa dan tentunya memberikan rasa aman kepada warga binaan. Saya turut mengimbau kepada masyarakat jangan takut untuk di vaksin, karena ini juga dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, jadi sudah teruji keamanannya,” tegas Babinsa.(Urip)

Jaga Imunitas di Masa Pandemi, Danrem 071/WK Gowes Dari Banyumas Ke Cilacap



Cilacap - Dimasa Pandemi banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan guna menjaga imunitas sekaligus meningkatkan kebugaran tubuh, yaitu dengan berolahraga salah satunya adalah dengan bersepeda (Gowes). Saat ini bersepeda merupakan olahraga paling trend dan banyak digemari oleh masyarakat umum karena kegiatan ini cenderung lebih aman dan menyehatkan.

Terkait hal itu, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P menggagas kegiatan bersepeda (Gowes) bersama dengan para prajurit Korem dan jajaranya serta pejabat Lintas Sektoral terkait guna melaksanakan olahraga bersepeda sekaligus menyerukan pentingnya disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat, kegiatan dimulai star dari Komplek Kediaman Danrem, Jln. Merdeka, Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (20/2/2021)

Turut mendampingi, Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Danlanal Cilacap Letkol Laut (P) Bambang Marwoto, PSC., M.S, Dandim 0703/Cilacap Letkol lnf Andi Afandi, S.I.P, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Chandra, S.E., M.I. POL, Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi, SH., SIK., MS, Kasrem 071/WK beserta para Kepala Seksi (Kasi) dan Perwira Staf, Kajasrem 071/WK Lettu Inf Sinung, Kasdim 0703 Cilacap Mayor Inf Abdul Asis Lallo beserta para Danramil, GM Pertamina RU IV Cilacap Joko Pranoto beserta Staf, para pengusaha dan peserta gowes lainnya.

Danrem 071/WK melalui Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi menjelaskan kegiatan gowes mengambil Star dari Kediaman Danrem pada pukul 5.30 WIB yang sebelumnya melakukan prosedur pengecekan personel dan pemanasan (Warming up) untuk menghindari cedera.

"Adapun rute yang dilewati yaitu jalan Stasiun Purwokerto Timur, Andhang Pangrenan, Balai Desa Pegalongan Gunung Tugel, Pasar Patikraja, Tugu Gunungan Wayang Tumiyang Kecamatan Kebasen, Pertigaan JNE Sampang, dan istirahat di Check Point di Komplek Gudang Bulog Maos," jelasnya.

Lanjutnya, " Setelah rehat di Check Point I, rombongan kembali melanjutkan perjalanan melewati pertigaan BRI Maos, SPBU Cantelan, Pertigaan Tugu Selamat Datang Cilacap, PLTU Karang Kandri, jalan Teluk Penyu dan finish di Benteng Pendem Cilacap dengan estimasi jarak 58 Km," tambahnya.

Kegiatan ini berjalan dalam koridor protokol kesehatan (Prokes), hal ini diterapkan kepada para peserta, dengan selalu memakai masker, memakai sarung tangan, dan selalu menjaga jarak. Selain itu disetiap Check Point disediakan sarana sanitasi untuk mencuci tangan agar selalu bersih dan aman dari penyebaran Covid 19.

Kegiatan bersepeda juga bagian dari upaya menjaga imunitas tubuh secara alami, sehingga terbentuk kekebalan tubuh dari serangan virus. Dengan rutin bersepeda maka imunitas akan terjaga dengan baik.

"Apa yang kita lakukan adalah bagian dari edukasi kepada masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan utamanya dimasa PPKM Mikro. Meskipun pandemi, aktifitas tetap berjalan, harapanya masyarakat bisa tetap produktif. Saat ini pemerintah sudah memulai program vaksinasi, namun demikian masyarakat harus tetap mematuhi prokes sehingga penyebaran Covid-19 dapat segera diakhiri," tandasnya. Oke

Jumat, 19 Februari 2021

Musdes Karangpakis, Danramil Nusawungu: Rencana Penambangan Pasir Besi Dibatalkan



Cilacap - Komandan Koramil (Danramil) 05 Nusawungu Kapten Cba M. Isa Saefudin menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Desa Karangpakis dalam rangka membahas penambangan pasir besi, bertempat di Pendopo Balai Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Rabu (17/2).

Hadir dalam acara tersebut, Camat Nusawungu Agus Supriyono, S.Sos. M. Si, Danramil 05/Nusawungu Kapten Cba M. Isa Saifudin, Kapolsek Nusawungu yang diwakili Aiptu Parijan, Kepala Desa Karangpakis Rudin, Ketua BPD Sutarso, Ketua LPPMD Senen arjo Suwito, para Lembaga Desa, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT, RW se-Desa Karangpakis.

Dalam sambutanya Kades Karangpakis menjelaskan musyawarah Desa Karangpakis membahas rencana penambangan pasir besi. Dalam situasi Kondisi PPKM Covid 19 , kegiatan tetap memenuhi peraturan prokes dan Pemdes mengadakan musyawarah ini untuk mencapai mufakat dengan para lembaga desa, toga, tomas Desa Karangpakis untuk kesejahteraan masyarakat.

"Pemerintah desa sebagai sarana untuk mendiskusikan dan kesepakatan bersama dan kita sudah ada dasar musyawarah pertama dengan masyarakat dan kami menghendaki kesepakatan bersama ini untuk melangkah ke depan, musyawarah ini terbuka silahkan para warga yang punya unek-unek di sampaikan ke forum ini," katanya.

Dalam kesempatan itu Camat Nusawungu menanggapi terkait Musyawarah desa karangpakis tentang rencana penambangan pasir besi ini merupakan tanah kekayaan desa dan harapan masyarakat bisa membahas dengan berbagai pertimbangan untuk kemajuan desa karangpakis.

"Rencana ini jangan sampai ada pro dan kontra karena ini menyangkut tanah kekayaan Desa karangpakis dan kemungkinan dari masyarakat sudah mempunyai gagasan dan akan mewujudkan pembangunan kantor desa akan lebih baik dan saya tidak menghendaki pro dan kontra didalam rencana pembangunan kantor desa ini," ucapnya.

Sementara itu, Danramil menjelaskan dirinya selaku mediator bersikap netral dalam situasi ini. Dari penyampaian warga setempat banyak yang kontra dengan rencana penambangan pasir di Desa Karangpakis, terlepas adanya kepentingan lain, Rencana Pemdes Karangpakis untuk pembangunan kantor desa.

"Dari hasil musyawarah desa, warga sepakat menolak rencana penambangan pasir besi di lokasi lapangan desa dengan pertimbangan lapangan desa karangpakis adalah fasilitas umum. Pada akhirnya pihak Pemdes menyetujui usulan warga dan hasil rapat rencana penambangan pasir besi di lapangan Desa Karangpakis di batalkan," jelasnya. Oke

BPN Cilacap Gelar Penyuluhan PTSL di Desa Kubangkangkung



Cilacap - Bati Tuud Koramil 09 Kawunganten Serma Mustiadi mewakili Komandan menghadiri penyuluhan dalam rangka kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diselenggarakan Koordinator BPN Cilacap bertempat di Balai Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Rabu (17/2).

Tampak hadir, Kepala Seksi Intelijen Kajari Dian Purnama, SHn Kepala Seksi Pengukuran BPN dan Kordinator PTSL Kab. Cilacap Nanang, Reskrim Polres Cilacap Puguh Wiyono, Camat Kawunganten Muji utomo Ap,MM, Danramil Kawunganten yang diwakili Serma Mustadi dan Serma Sugiyanto, Polsek Kawunganten yang diwakili Brigadir Rubangi, Kades Kubangkangkung H.Harsono, perwakilan Masyarakat penerima PTSL, Kadus, RW dan RT Desa Kubangkangkung.

Camat Kawunganten dalam sambutanya mengatakan tahun ini Desa Kubangkangkung mendapat jatah PTSL, dirinya berharap hal ini bisa di manfaatkan karena program PTSL adalah program pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan sertifikat tanah.

"Tahun depan untuk wilayah Kawunganten sangat banyak sehingga nanti masing masing desa mengajukan seperti yang sudah jalan seperti desa Kubangkangkung, selalu kordinasi dengan BPN supaya tidak ada yang di rugikan. Dimasa pandemi Covid -19  saat ini warga Kawunganten jangan takut tapi tetap yang utama kita harus selalu menjalankan protokol kesehatan," ucapnya.

Sementara itu, Kasi kordinator PTSL Kab. Cilacap Nanang menjelaskan PTSL adalah pendataan tanah dan isinya yang berada di atas tanah desa yang akan dijadikan sertifikat, dan di berikan patok batas dengan hak milik sebelahnya.

"Tolong desa segera membuat berkas yang  rencananya selesai di akhir tahun ini, nanti kedepan bila data sudah valid akan di jadikan sertifikat elektronik, sehingga nanti sertifikat bisa di cetak sendiri. Untuk PTSL yang paling penting untuk di ketahui semua anggaran dr APBN yang belum ada yaitu pra sertifikat yaitu biaya untuk Patok dan Pokja, Pokmas yg bekerja silahkan diatur oleh Pokja dan Pokmas masing masing desa supaya berjalan dengan baik," jelasnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, agar membuat kesepakatan bersama warga dan tidak memberatkan warga. BPN tidak akan menerima dan tidak akan minta biaya karena semua sudah lewat APBN, rincian biaya harus jujur, jelas dan transparan.

"Sertifikat itu untuk menjamin sesuai aturan hukum yang pasti, harapan saya kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat desa Kubangkangkung dan ini berlaku untuk yang belum memiliki sertifikat, kemudian SPPT bisa beda dengan sertifikat karena sertifikat hasil dari pengukuran akhir, bila ada perbedaan tentang volume dikordinasikan dengan baik jangan asal ukur dan nanti data akan muncul yang sebenarnya lewat alat yang sudah ada, segera entri data dan kumpulkan supaya lebih cepat," tambahnya.


Lanjutnya, "Data pendukung, jual beli ahli waris, bila tanah desa ajukan lewat desa dan lampiran SK Kades yang menjabat saat ini. Jumlah yang diajukan yaitu 2500 sertifikat, jadi mari kita sama sama bekerja dan ukur yang pas dan benar sehingga kerja kita berkah sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat kita," pungkasnya.Oke

BPBD Cilacap Sosialisasikan Mitigasi di Kecamatan Kesugihan



Cilacap - Wujudkan masyarakat tanggap terhadap bencana alam yang terjadi di wilayahnya, BPBD Kabupaten Cilacap melakukan sosialisasi dan penyebarluasan informasi potensi bencana alam di tahun 2021. Kegiatan digelar di Pendopo Kecamatan Kesugihan, Kamis (18/2) mulai Pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB.

Kegiatan di hadiri Camat Kesugihan Basuki Priyo Nugroho, S.Sos., M.Si., Bamin Komsos Koramil 06/Kesugihan Pelda Ruswadi berserta 2 orang anggota, Kasi Kesiap Siagaan BPBD Cilacap Kelik G, ST., ME.Mg., Kasi Pencegahan BPBD Cilacap Firman Bariyadi, SH, Kasi Penanganan Darurat BPBD Cilacap Teguh AM.Bst., Kasubag TU UPTD BPBD Cilacap Riyadi S.Sos., dan diikuti oleh Perwakilan Kades, Perangkat Desa dan Perwakilan BPD tiap desa yang ada di wilayah Kecamatan Kesugihan.

Kegiatan dibuka langsung Camat Kesugihan. Dalam sambutannya, Camat Basuki Priyo Nugroho menyampaikan bahwa setiap ada kejadian Bencana alam di wilayah, diharapkan pemerintah desa dan masyarakat bisa lapor dengan cepat, termasuk juga kepada UPTD BPBD Kecamatan maupun BPBD Kabupaten agar HP selalu on call. Dengan kegiatan sosialisasi ini, dia berharap nantinya masyarakat menjadi tangguh dalam menghadapi bencana alam.

"Wilayah Kecamatan Kesugihan memiliki potensi bencana alam seperti Gempa Bumi, Tsunami, angin puting beliung maupun banjir, dengan kegiatan ini tujuannya agar masyarakat siap menghadapi berbagai potensi bencana, tanggap serta tangguh dalam menghadapinya," ujarnya.

Camat juga berharap untuk setiap desa agar mempunyai kader-kader tanggap bencana sehingga akan menginformasikan kembali kepada masyarakat di lingkungannya. Dengan tanggap bencana diharapkan pada saat terjadi bencana apapaun, masyarakat akan dengan cepat mengevakuasi secara mandiri sehingga mengurangi resiko korban diharapkan dapat meminimalisir kerugian yang diakibatkannya," Jelasnya.Urip

Kamis, 18 Februari 2021

Proses Verifikasi Penjaringan Perangkat Desa Cibalung Dipantau Babinsa



Cilacap - Babinsa Cibalung, Koramil 14 Cimanggu, Sertu Sulistiono dalam hal ini mewakili Komandan memantau proses verifikasi penjaringan perangkat Desa Cibalung untuk formasi Kaur Umum dan Perencanaan, bertempat di Aula Desa setempat, Rabu (17/02/21).

Tampak hadir Sekcam Cimanggu Nurkholis, Korwil Cimanggu Karsono dan Kades Cibalung Bapak Marsono beserta perangkatnya dan seluruh bakal calon perangkat desa.

Adapun peserta bakal calon perangkat desa dari warga Desa Cibalung yang mengikuti verifikasi penjaringan perangkat desa untuk formasi Kaur Umum dan Perencanaan berjumlah 7 orang dan Kepala Dusun sebanyak 2 orang. 

Sertu Sulistiono saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa rangkaian pelaksanaan penjaringan perangkat desa bukan perkara main-main namun  betul-betul harus dipertanggung jawabkan.

" Untuk itu kami menghimbau kepada para peserta agar menyesuaikan dengan aturan yang sudah berlaku dan hindari tindakan kecurangan, sehingga nantinya akan didapat seorang perangkat desa yang betul betul profesional, amanah dan bisa menjadi perangkat desa yang bisa membawa kemajuan desa khususnya," ucapnya.

Sementara itu, dia  menambahkan, adapun peraturan pemilihan Perangkat Desa sudah tidak lagi melalui pemilihan suara, namun menggunakan cara tes tertulis dan praktik. 

"Pengumuman anggota langsung dipilih dari hasil koreksi secara terbuka. Perangkat desa sudah tidak lagi dipilih, yang artinya harus dengan melalui  seleksi, jadi proses seleksi penjaringan harus benar benar jujur dan transparan, "pungkasnya. oke

Kekompakan Warga Warnai Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Madura

Cilacap - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, tidak hanya menunjukkan kemajuan dari ...