Cilacap
- Sesosok mayat tanpa
identitas dengan ciri-ciri usia diperkirakan 20-28 tahun, menggunakan kaos
partai kombinasi panjang warna putih dan celana panjang hitam serta berjenis
kelamin perempuan ditemukan warga terapung dengan posisi tengkurep terbawa
aliran irigasi Primer tepatnya di Dusun Bantarsari RT 04 RW 03 Desa Bantarsari
Kecamatan Bantarsari, Selasa sekitar pukul 06.00 wib (14/7/2020).
Mendapat
laporan dari warganya, Babinsa Bantarsari Serka Suwarno berkordinasi dengan
Polsek Bantarsari, Tenaga Medis Puskesmas dan perangkat desa untuk mendatangi
TKP guna mengecek kebenaran berita tersebut. Sesampainya di TKP diketahui
korban sudah dipindahkan ke atas tanggul dan langsung di laksanakan visum luar
oleh tenaga medis yang dipimpin dr. Moch. Hasan guna mengetahui penyebab korban
meninggal dunia.
"
Dari hasil visum luar yang kita lakukan, tidak ditemukan tanda-tanda adanya
penganiayaan di tubuh korban, jadi dipastikan korban meninggal dunia murni
karena tenggelam", jelas dr. Moch. Hasan.
Sementara
itu, menurut Babinsa Bantarsari Serka Suwarno
berdasarkan informasi dari para saksi, Darmanto dan Suyatno, warga Dusun
Bantarsari RT 05 RW 03 Desa Bantarsari yang saat itu melintas di TKP melihat
sesosok mayat terapung di saluran irigasi dalam posisi tengkurep dan terbawa
aliran irigasi, sehingga tanpa berpikir panjang keduanya langsung turun untuk
mengangkat korban dan selanjutnya melaporkan kepada perangkat desa.
"
Kronologi sementara korban diperkirakan sepulangnya dari sawah mau mencuci
tangan dan kaki kemudian terpeleset jatuh ke saluran irigasi sekitar pukul
17.30 wib pada hari Senin (13/7/2020). Saat ini korban kita bawa ke Puskesmas
Bantarsari untuk menunggu keluarga korban," imbuhnya.
Atas
kejadian tersebut, berulang kali Babinsa menghimbau kepada warga untuk
berhati-hati apabila menggunakan saluran irigasi untuk mencuci tangan, kaki atau
keperluan lainnya karena sudah beberapa kali terjadi hal yang sama. Belum
jelasnya identitas korban, Babinsa juga menghimbau warga untuk menyebarkan foto
korban sehingga secepatnya dapat ditemukan oleh keluarganya.
"
Saya himbau warga Bantarsari agar berhati-hati bila menggunakan saluran irigasi
apalagi bila posisi air sedang penuh dan agar cepat diketahui oleh keluarga
korban, saya juga meminta bantuan warga untuk menyebarkan foto korban sehingga
secepatnya dapat di makamkan secara layak", harapnya. (R. 09/Urip)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar