Cilacap
- sebagai bentuk dukungan TNI
dalam mendukung pemerintah mewujudkan swasembada pangan terus dilakukan,
Babinsa selaku aparat mewilayahan juga intensif melakukan pendampingan kepada
para petani.
Seperti
halnya yang dilakukan Babinsa Koramil 02 Jeruklegi, Kodim 0703 Cilacap, Serma
Warso bersama Petugas Pengawas Lapangan (PPL) Kecamatan Jeruklegi saat terjun
ke arel sawah milik petani setempat, salah satunya Fatudin warga RT.03 RW. 02
Jln. Pandawa, Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Selasa (16/6).
Hadir
dalam kegiatan Babinsa Koramil 02 Jeruklegi Serma Warso, beberapa petugas PPL
Kecamatan Jeruklegi diantaranya Srilestari A.MD, Fitri C Purwati, SP, Sarsito,
SP, Suparjo, Kades Tritih Wetan Disan, Kadus tritih wetan Cardiyanto dan petani
setempat.
Apa
yang dilakukan Babinsa dan PPL adalah untuk memantau langsung perkembangan
tanaman padi milik petani sehingga mengetahui kendala yang sedamg dihadapi.
"
Berdasarkan laporan petani setempat, tanaman padi miliknya mulai diserang
Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)yang merusak tanaman padi bahkan berpotensi
menyebabkan gagal panen. Langkah cepat harus dilakukan untuk segera
mengatasinya," kata Babinsa Serma Warso.
Menurutnya
untuk alasan itulah dirinya dan PPL setempat terkun ke areal sawah warga.
Pasalnya jika tidak segera ditangani OPT ini akan cepet sekali merusak karena
sifatnya yang suka memakan baik akar daun maupun batang tanaman padi.
"
Tentunya ini tidak baik bila dibiarkan, sejumlah OPT, salah satunya keong
murbai merupakan organisme yang cepat berkembang biak dan merusak tanaman dalam
waktu singkat, OPT ini menjadi sasaran kita yang harus segera diatasi,"
ujarnya.
Sementara
itu Suparjo dari pihak PPL Jeruklegi membeberkan strategi mereka dalam
mengatasi OPT yang satu ini.
"
Salah satu cara mengatasi OPT (keong) agar tidak higap pada tanaman padi adalah
setiap petak sawah dipasang belahan bambu dan tancapkan di sawah sebanyak-banyaknya agar keong bertelur di
bambu tersebut dan mudah untuk memberantasnya. Berikutnya sebarkan daun pepaya
untuk mengalihkan keong agar tidak memakan daun padi," terang Suparjo. Oke

Tidak ada komentar:
Posting Komentar